Bina Rohani dan Mental (Birontal): Membentuk Karakter Siswa Beriman dan Berintegritas
Program Bina Rohani dan Mental (BIRONTAL) di SMPK St. Yusup Banyuwangi membentuk karakter siswa beriman, berintegritas, dan peduli sesama melalui kegiatan misa, rekoleksi, doa Rosario, serta aksi sosial yang menumbuhkan nilai kasih, keadilan, dan solidaritas.
BIRONTAL (Bina Rohani dan Mental)
DESKRIPSI:
Bina Rohani dan Mental adalah ciri utama dari lembaga pendidikan Katolik. Bina Rohani dan Mental (BRM) merupakan komponen integral dalam pendidikan karakter khas Katolik. BRM tidak hanya menekankan pada pengajaran doktrin dan ritual keagamaan, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang berintegritas, memiliki kesadaran diri, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai Injili dalam kehidupan sehari-hari. Melalui BRM, peserta didik diajak untuk merefleksikan pengalaman hidup, mengembangkan spiritualitas yang mendalam, serta membangun relasi yang sehat dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Mengintegrasikan Nilai-Nilai Katolik dalam Pembentukan Karakter
Program Bina Rohani dan Mental dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai Katolik universal seperti kasih, keadilan, perdamaian, dan pelayanan ke dalam setiap aspek pendidikan. BRM menjadi wadah bagi peserta didik untuk memahami dan menghayati nilai-nilai tersebut melalui berbagai kegiatan seperti pembinaan outing class, rekoleksi, aksi sosial, dan dinamika kelompok. Dengan demikian, BRM tidak hanya memberikan pengetahuan tentang iman Katolik, tetapi juga menumbuhkan karakter yang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata.
TUJUAN:
Pengembangan Diri Holistik melalui Bina Rohani dan Mental
Bina Rohani dan Mental bertujuan untuk mengembangkan diri peserta didik secara holistik, meliputi aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Melalui BRM, peserta didik dibekali dengan kemampuan berpikir kritis, kecerdasan emosional, keterampilan interpersonal, serta kesadaran spiritual. Program ini membantu peserta didik untuk mengenali potensi diri, mengatasi tantangan hidup, serta menemukan makna dan tujuan hidup yang sejati. BRM juga mendorong peserta didik untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih adil, damai, dan sejahtera.
Kegiatan Bina Rohani dan Mental di SMPK St. Yusup ini dilaksanakan dalam beberapa kegiatan seperti misa pembukaan dan penutupan tahun ajaran, misa Natal dan Paskah, misa sekolah sebulan sekali dalam program Jumat Giat, dan misa ulang tahun sekolah. Selain misa, ada juga doa Rosario bagi mereka yang beragama Katolik setiap bulan Mei dan Oktober.
SMPK St. Yusup juga mempunyai tradisi untuk mendoakan siswa yang berulang tahun dalam doa pagi dan akan didoakan juga pada misa Jumat bagi siswa yang berulang tahun dalam periode satu bulan. Romo beserta guru juga memberikan selamat kepada siswa yang berulang tahun. Tradisi lain terkait Bina Rohani dan Mental yang dihidupi SMPK St. Yusup adalah memberkati siswa yang akan bertanding, baik dalam kompetisi akademik maupun non-akademik.
SMPK St. Yusup tidak hanya berfokus pada pengembangan individu, tetapi juga pada pembentukan komunitas yang beriman dan berkarakter. Melalui kegiatan-kegiatan BRM, peserta didik diajak untuk saling berbagi pengalaman, mendukung satu sama lain, serta membangun relasi yang positif dan konstruktif. BRM menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.
Hal ini diwujudkan dengan adanya dana solidaritas dari guru dan siswa yang mereka sisihkan dari uang saku. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih kepedulian siswa terhadap rekan sebaya, terlebih ketika sakit, ada keluarga inti yang meninggal, atau karena ada yang kurang mampu dari segi finansial. Kegiatan ini membuat siswa dapat melatih diri untuk lebih berempati kepada sesama dan peka terhadap lingkungan, terlebih kepada mereka yang berkekurangan.